Wakil walikota Langsa berikan 9 orang sertifikat Tanah warga relokasi gampong Timbang Langsa

Langsa, Aceh – PersatuanBangsa.com
Wakil Walikota Langsa Dr. H. Marzuki Hamid, MM menyerahkan sertifikat tanah secara simbolis kepada 9 anggota keluarga warga relokasi Gampong Timbang Langsa, di Aula kantor Geuchik Timbang Langsa, Jum’at (26/8/22).

Penyerahan sertifikat turut disaksikan Asisten II Pemko Langsa Ali Mustafa SE, Asisten III Junaidi SKM., MKM, Kepala Dinas PUPR kota Langsa, Muharram ST., MSI, Camat Langsa Baro Zaldi Sofyan S.STP., MAP dan Geuchik Gampong Timbang Langsa Ensari.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Langsa menuturkan bahwa sertifikat tanah yang diserahkan itu harus diterima secara amanah tidak diperjualbelikan kepada pihak lainnya.

“Kami pemerintah kota Langsa menyakini bahwa tidak ada warga kota Langsa yang bersedia tinggal di kawasan bantaran sungai dikarenakan hampir setiap tahun jika curah hujan tinggi maka tempat-tempat ini selalu banjir dan warganya harus diungsikan,” jelasnya.

Oleh sebab itu, kata Marzuki Hamid, Pemko Langsa mewacanakan untuk tempat tinggal yang layak bagi masyarakat yang selama ini hidup dan tinggal di kawasan bantaran sungai Krueng Langsa.

“Warga bantaran sungai yang sudah direlokasi sebanyak 353 KK diantaranya warga Gampong Jawa dan Gampong Teungoh. Mudah-mudahan tempat yang sudah disiapkan oleh pemerintah ini benar-benar bermanfaat dan berguna bagi masyarakat tersebut,” ujar wakil walikota Langsa.

Hal senada juga disampaikan kepala dinas PUPR kota Langsa, Muharram ST., MSI,. Ia berharap sertifikat yang sudah diserahkan itu agar tidak beralih tangan kepada orang lain. “Sertifikat yang diserahkan secara simbolis kepada 9 KK sementara sisanya akan diserahkan secara bertahap,” katanya.

Sementara itu, Geuchik Gampong Timbang Langsa, Ensari menambahkan bahwa warganya yang tinggal di kawasan direlokasi Gampong Timbang Langsa agar bersama-sama bisa membangun Gampong tersebut.

Sambungnya, ia tidak membedakan antara warga relokasi dengan warganya yang sudah lama menetap disana. Namun ia mengajak warga relokasi untuk hidup sosial. “Setiap Gampong ada peraturan misalnya harus menjaga kebersihan lingkungan, menjaga ketertiban dan kenyamanan Gampong. Ini yang harus lakukan oleh setiap warga Gampong Timbang Langsa,” pinta Ensari.(Zainal).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *