“Wahai Pemimpin Aceh, Perhatikan Penderitaan Kami!” Kami Susah Sekali

Aceh Timur – PersatuanBangsa.com
Wahai pemimpin Aceh tolong perhatikan nasip kami ini, kami suksah sekali , miris dan memprihatinkan nasib warga Gampong Alue Kaol Kecamatan Rantau Selamat , dan desa bukit seulaumak serta desa tualang sawit Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh.

Beredar sebuah video di sosial media, terlihat warga gampong pedalaman di Aceh Timur itu terpaksa berjalan kaki sepanjang 15 Km menembus gelapnya malam, melintasi badan jalan selain berlumpur serta licin, menandu jenazah salah satu warganya meninggal dunia.

Kondisi itu dikarenakan, kondisi jalan rusak parah serta sulit dilalui oleh kendaraan baik roda dua maupun rods empat.

Dalam video berdurasi 0,42 detik itu, warga meminta kepada para pemimpin di Aceh untuk memperhatikan nasib warga dan memperbaiki jalan rusak di pedalaman kabupaten Aceh Timur tersebut.

“Wahai pemimpin Aceh, tolong perhatikan penderitaan kami warga desa alur kaul, desa bukit seukeumak dan desa bekang tualang/ tualang sawit kabupaten Aceh Timur, jangan waktu kampanye saja sibuk,” kata warga di dalam video tersebut.

Warga bagaikan frustasi menghadapi realita terhadap kondisi jalan rusak menuju pemukiman mereka yang tidak pernah tersentuh oleh pembangunan baik itu pembagunan dari tingkat kabupaten maupun tingkat peropinsi aceh bahkan tingkat pusat sekalipun.

Sementara, salah seorang warga Gampong Alue Kaol Kecamatan Rantau Seulamat Kabupaten Aceh Timur, Syahrul membenarkan, akibat jalan berlumpur dan licin tersrbut, warga terpaksa berjalan kaki menandu jenazah salah satu warganya meninggal dunia di perjalanan di karnakan akses jalan tidak bisa di lewati dengan kenderaan roda dua maupun roda empat yang di sampaikan pada media pada hari ini jumat 9 /12/2022.

“Iya bang, kejadian itu berlangsung pada hari Rabu (7/12/2022) sekira pukul 03.00 Wib” terangnya.

Warga sangat berharap Pemerintah aceh melalui dana otsus membangun jalan kami di empat desa ini di dua kecamatan ini, dan merupakan jalur utama lalulintas transportasi warga, dimana akses jalan tersebut juga tembus ke gampong lainnya seperti, Alue Labu, Alue Punti, Gampong Blang Tualang , dess bukit seukeunak dan desa alur gadeng dan lainnya.

Menurut warga, jika jalan itu tidak segera dilakukan pembangunan (pengaspalan), maka dapat dipastikan bila musim penghujan yang akan mendatang pasti lebih rusak lagi kondisi jalanya , jalur lalulintas transportasi warga menjadi lumpuh total. Selain itu warga juga harus berjibaku dengan lumpur dan licinnya badan jalan tersebut yang menempuh berjalan kaki sekitar 15 -30 km setiap harinya. Apakah bapak- bapak kami yang di atas sana tegs melihat jeritan penderitaan kami selama ini, bapak harus inggat didalam rezeki bapak itu ada sehelai rezeki kami melalui bapak-bapak pemerintah Aceh ini,”tutupnya
(zainal).

Pos terkait