Trenggalek — PersatuanBangsa.com
Organisasi sosial-spiritual Yakuza Maneges wilayah Trenggalek menggelar aksi bakti sosial dan penyantunan anak yatim di Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Al-Muhajirin, Desa Ngulanwetan, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Minggu (13/9/2026).
Organisasi yang berada di bawah asuhan Den Gus Thuba Topo Broto Maneges—cucu ulama kharismatik asal Kediri, almarhum KH Hamim Thohari Djazuli (Gus Miek)—ini menyerahkan bantuan berupa bahan pokok (sembako), santunan uang tunai, perlengkapan ibadah seperti sajadah, hingga paket kebersihan dan kesehatan mandi.
Kegiatan mulia ini turut dihadiri langsung oleh Ketua Umum Yakuza Maneges Pusat, Hari Simplek, Ketua Yakuza Maneges Wilayah Trenggalek, Ahmad Syuhada, beserta jajaran pengurus dan anggota inti hingga anggota sindikat.
Aksi kemanusiaan ini juga mendapat sokongan sinergis dari berbagai elemen masyarakat dan komunitas lokal, di antaranya Gredek Horeg, Komunitas Pemuda Trenggalek (KPT), Menaksopal Group, LBH Gajah Putih, dan Sotra.
Ketua Yakuza Maneges Wilayah Trenggalek, Ahmad Syuhada mengatakan,Bantuan yang diserahkan meliputi kebutuhan pokok seperti beras, gula, dan mi instan, serta makanan ringan, perlengkapan ibadah, peralatan mandi, hingga bantuan uang tunai.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antar-komunitas ini diharapkan dapat terus terjalin secara berkelanjutan melalui program-program sosial berkala di wilayah Trenggalek.
“Ke depan, semoga kegiatan sosial seperti ini bisa sering dilaksanakan secara rutin. Teman-teman yang tergabung di Yakuza Maneges wilayah Trenggalek juga diharapkan terus bersinergi dengan komunitas lain dalam berkegiatan sosial untuk membantu khususnya masyarakat Trenggalek yang membutuhkan,” ujarnya
Ketua Umum Yakuza Maneges Pusat, Hari Simplek menungkapkan,Yakuza Maneges bertugas merangkul, membenah, dan menggalakkan amar ma’ruf nahi munkar, humanity and social justice. Kami berprinsip menjadi penjaga yang lemah, pembela yang benar, dan pembenah yang salah dengan semangat Gas Tanpa Ampun dalam kebaikan.
Pengurus PSAA Al-Muhajirin, Samsudin, menambahkan,Alhamdulillah, kami menyampaikan terima kasih yang tak terhingga atas kerawuhan dari YAKUZA Meneges. Harapan kami, ini menjadi langkah awal untuk terus menjalin silaturahmi, bersinergi, serta saling berbagi ilmu.
Samsudin menjelaskan, saat ini panti asuhan yang dikelolanya membina sebanyak 25 anak yatim dan kurang mampu yang seluruhnya berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Trenggalek.
“Semoga bantuan dan santunan ini memberikan kebahagiaan serta manfaat nyata bagi anak-anak kami, serta dicatat sebagai amal ibadah bagi para dermawan,” pungkasnya
(Red)






