Malang, PersatuanBangsa.com
Sejumlah mahasiswa yang tergabung fqlamdalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Malang menggelar aksi demonstrasi kantor DPRD malang, meraka menuntut agar tragedi Kanjuruhan segara menemui titik terang yang jelas, pasal aksi yang dilakukan oleh GMNI sudah yang ke lima kali. Massa aksi meminta pimpinan DPRD Kota Malang untuk keluar menemui mereka, akan tetapi sangat di sayangkan DPRD Kota Malang tidak Mau menemui mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasi Rakyat, ( Sabtu, 11/11/23).
Ketua GMNI Malang Stanis Laus Asa Umbu Sogara dalam orasinya mengatakan,sampai hari ini Pemerintah Republik Indonesia Dan Pemkot Malang belum mau mendengarkan suara kita yang menuntut keadilan untuk korban. Seharusnya Dari korban 135+ orang yang tewas keluarga korban mendapatkan keadilan yang paling adil dengan memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku Atas kelalaian dalam menjalankan tugas Dan tanggungjawabnya.
Pada saat aksi demonstrasi terjadi kericuhan anatara kepolisian dan mahasiswa hingga 1 orang dari massa aksi pingsan akibat dikeroyok oleh oknum kepolisian yang mengamankan aksi unjuk rasa tersebut.
Aksi premanisme oknum kepolisian pada mahasiswa yang melakukan unjuk rasa itu menuai kecaman dari Sekretaris DPD GMNI Jawa Timur Robi NR, ia mengecam tindakan kepolisian sudah bukan tugas lagi tapi kekerasan tidak pantas.
Roni NR mengatakan,tentu saya sebagai orang yang mewakili lembaga GMNI jatim tidak terima atas pengeroyokan oknum kepolisian dan mengecam tindakan itu, meraka kader-kader kami, mahasiswa yang membela tragedi kemanusiaan di kanjuruhan malah dikeroyok oleh oknum polisi.
ia mengatakan pimpinan kepolisian Kota Malang, dan Pimpinan Polda jatim harus bertanggungjawab atas insiden oknum anggotanya yang melakukan tindakan represif pada kader GMNI Malang yang melakukan aksi unjuk rasa.
Roni NR juga menegaskan lagi,Berarti kita sudah bisa melihat wajah kepolisian di Jawa Timur sangat tidak bisa dipercaya, Pimpinan kepolisian yaitu kapolda dan kapolres harus bertanggung jawab, sudah meraka tragedi kanjuruhan mereka lalai dan kader kami yang membela dikriminalisasi dan dikeroyok, dan itu adalah bukti gagalnya kinerja kepolisian karena tidak bisa membina anggotanya dengan baik.
Poin tuntutan aksi jlid 5 gmni Malang endesak Presiden Jokowi usut tuntas Tragedi kanjuruhan Malang dan mendesak DPRD kota Malang Untuk mengusut tuntas Tragedi kanjuruhan Malang, Mendesak Polri bertanggung jawab atas Tragedi kanjuruhan Malang, Hentikan Renovasi Stadion Kanjuruhan Malang.
(Rn)







