Ratusan Guru Spiritual/Kyai Sejawa timur Gelar Do”a bersama Untuk Kedamaian dan Kedaulatan Negeri

Kediri, PersatuanBangsa.com
Guru Spiritual sejawa timur Bermunajah untuk Kedamaian dan Kedaulatan Bangsa di Mbah Wasil Setono Gedong Kediri, Jumat (13/10/23).

Ratusan guru spiritual dari berbagai daerah di Jawa Timur berkumpul di makbaroh keramat Mbah Washil Setono Gedong Kediri. Mereka secara sungguh-sungguh bermunajat kepada sang Kholiq, Gusti Allah Ta’ala, untuk mengadukan berbagai persoalan bangsa agar mendapatkan solusi secara spiritual.

Ketua panitia, Ki Agus Purnomo, menyatakan bahwa tujuan utama dari pertemuan para guru spiritual ini adalah mendoakan bangsa Indonesia agar mendapatkan pemimpin yang amanah dan kuat.

“Mereka berharap agar mendapatkan pemimpin yang selalu berpihak pada kepentingan rakyat dan negara, serta sudah selesai dengan urusan pribadinya”, terangnya.

Proses tirakat dimulai dengan ziarah ke makbaroh Mbah Washil yang dipimpin oleh KH. Manshur, pengasuh Pondok Pesantren Sekarputih Nganjuk, dan dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh sembilan guru spiritual.

Setelah ziarah, para guru spiritual melaksanakan istighosah di Pendopo Setono Gedong yang dipimpin oleh KH. Ahmad Baidlowi dari Pondok Pesantren Kalangbret Tulungagung.

Saat pembukaan istighosah, Mbah Yai Baidlowi mengajak para guru spiritual untuk mendoakan agar H. Prabowo Subianto dijaga dan diberikan keselamatan serta ditakdirkan menjadi pemimpin nasional bangsa Indonesia.

Acara tirakat di makbaroh Setono Gedong dihadiri oleh pimpinan pondok pesantren, padepokan, majlis dzikir, dan juga Letjend (Purn) TNI H. Agus Sutomo, ketua pembina Relawan Pendowo.

Dalam pengarahannya, Letjend Agus Sutomo menjelaskan pentingnya peran guru spiritual dalam menjaga kedaulatan negara dan menata pembangunan bangsa.

Para guru spiritual menjalani tirakat dengan membaca hizb bahr yang dipimpin oleh Habib Idrus Al Jufri.

Ia menjelaskan bahwa hizb bahr akan memberikan dampak positif bagi mereka yang mengamalkannya, seperti mendapatkan perlindungan dari Allah Ta’ala, kekuasaan di dunia dan akhirat.

Sebelum berpisah, para guru spiritual diwakili oleh Kh. Gus Jalal menyatakan bahwa pasangan yang paling cocok untuk H. Prabowo Subianto adalah Hj. Khofifah Indar Parawansa, Ketua Muslimat NU.

“Mereka meyakini bahwa Khofifah memiliki kekuatan spiritual dan ilmu agama yang dalam serta luas, sehingga mampu memimpin bangsa dengan baik”, jelasnya.

Acara tirakat ini diharapkan dapat memberikan sinar baru dalam menjaga kedamaian dan kedaulatan bangsa Indonesia.

“Para guru spiritual berkomitmen untuk terus mendoakan bangsa dan membangun kepribadian yang kuat bagi pemimpin-pemimpin Indonesia ke depan”, tutupnya
(Jk)

Pos terkait