Trenggalek, PersatuanBangsa.com
Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Trenggalek, Jawa Timur, menghadirkan konsep berbeda dalam penyelenggaraan kegiatan sekolah, termasuk perpisahan siswa kelas IX. Sekolah melibatkan wali murid dalam perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan, Sebanyak 388 Siswa, sementara pihak madrasah berperan sebagai pendamping. Rabu (13/5/26)
Kepala MTsN 1 Trenggalek Jamaluddin mengatakan, Untuk perpisahan, kami mengajak wali murid duduk bersama untuk mengonsep kegiatan sesuai keinginan mereka dan anak-anak, dan Pihak Madrasah berperan sebagai pendamping saja.
Adapun prestasi dari anak-anak, baik itu dari akademik atau ketika anak-anak itu ikut lomba di mana saja kita juga support, nanti juga akan kita panggil, kita tampilkan, dan kemudian kita kasih penghargaan atau reward.
Jamaluddin menjelaskan, seluruh aspek kegiatan, mulai dari konsep hingga pembiayaan, ditangani oleh panitia dari perwakilan wali murid.
langkah ini merupakan bentuk kolaborasi sekaligus memberi ruang bagi guru untuk fokus pada kegiatan pembelajaran.
“Semua dari wali murid, mulai konsep, kebutuhan, sampai pembiayaan,”terangnya
Meski demikian, pihak madrasah memastikan tetap membuka ruang dialog jika ada wali murid yang keberatan terkait biaya.
Selain perpisahan, MTsN 1 Trenggalek juga menggelar Pentas Seni dan Gelar Karya selama lima hari, mulai 3 hingga 7 Mei 2026. Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa, termasuk penampilan seni dan pameran hasil karya.
Madrasah juga menyediakan stan yang menjual produk karya siswa sebagai bagian dari pembelajaran kewirausahaan.
“Harapannya saat wali murid datang, bisa melihat langsung kegiatan ini dan menjadi bagian dari kebersamaan,” ujar Jamaluddin
Adapun semua kesenian di sekolah kami mulai karawitan, keroncong, kemudian ada pop,dangdut, kemudian ada hadrah campursari dan sanggartari dari guru kita semua,
Peralatan juga milik madrasah.
Sementara itu Salah satu siswa menambahkan, Aku dapat ilmu banyak, dapat teman banyak, terus aku juga bisa kenal sama guru-guru yang asik-asik dan bisa jadi orang tua aku di sekolah.
“Semoga MTS ini bisa lebih berkembang terus prestasinya anak-anak itu bisa lebih ditingkatkan dan bisa lebih berkembang kedepanya,” tutupnya
(Red)






