Nenek Korban Dugaan Tindak Pidana Penganiayaan Berat dan Pencurian Di Kota Langsa

Kota Langsa,aceh – PersatuanBangsa.com
Sebuah tragedi sadis, dugaan tindak pidana penganiayaan berat dan dugaan pencurian dengan pemberatan (Curat), menimpa seorang nenek di Dusun Pendidikan, Gampong Timbang Langsa, Kecamatan Langsa Baro, pada hari Sabtu (18/05/2024).

Kapolres Langsa AKBP Andy Rahmansyah,SH.MH. melalui Kasat Reskrim Iptu Rahmad SH menjelaskan bahwa korban seorang nenek berinisial C usia 65 tahun pekerjasn Ibu Rumah Tangga, kronologis kejadian, sekira pukul 05.30 WIB, diketahui oleh saksi PA usia 28 tahun pekerjaan Wiraswasta, anak korban.

“Ketika saksi pulang kerumah lalu memanggil ibu nya, tetapi Ibunya tidak menyaut, kemudian saksi masuk dari pintu samping rumah. Saat membuka pintu kamar telah melihat Ibunya dalam keadaaan luka-luka kemudian saksi menjerit minta tolong kepada tetangga, kemudian tetanga Kirin dan Rendy melaporkan kejadian ke Polsek Langsa Barat,” ucap Kasat.

Setibanya anggota Polsek Langsa Barat di Tempat Kejadian perkara, membantu korban untuk dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah kota Langsa. Korban saat ini menjalani perawatan dan korban mengalami luka berat, belum bisa diambil keterangan, dan untuk barang-barang yang hilang belum diketahui.

“Selanjutnya anggota Polsek Langsa Barat menggamankan barang-barang bukti sebagai bukti;
1 puntung rokok yang berada di dalam kamar, 1 bantal berwarna pink yang berlumuran darah berada di dalam rumah, 1 bantal berwarna putih bercorak biru berada di dalam kamar, 1 helai kain sarung abu-abu bergaris hijau berada di dalam kamar, 1 kunci motor merek honda berada di dalam kamar,” papar Kasat.

Kasat Reskrim menambahkan, tindakan yang telah dilakukan oleh anggota Polsek Langsa Barat; mendatangi Tempat Kejadian Perkara, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara, wawancara saksi sekitar, mengamankan barang bukti, memasang police Line, evakuasi korban ke RSUD Langsa, melaporkan kepada pimpinan.

“Bahwa Korban sampai dengan saat ini masih dalam penanganan Tim medis dan sudah sadarkan diri namun belum bisa berbicara sehingga belum diketahui apa saja barang yang hilang dan motif pelakunya,” tegas Kasat.

Korban saat ini tinggal berdua dengan anaknya dan pada saat kejadian anaknya tidak berada dirumah karena bekerja sebagai pemuat buah kelapa sawit.
(zainal).

Pos terkait