Kembali Gelar Paripurna DPRD Trenggalek Ajukan Pokok-Pokok Pikiran Dengan 1.583 Usulan Kegiatan

Trenggalek,PersatuanBangsa.com
DPRD trenggalek gelar paripurna bahas terkait dengan pokok-pokok pikiran untuk persiapan rangkaian pembahasan APBD untuk tahun 2024 di ruang Paripurna DPRD Kabupaten Trenggalek. Senin (06/3/23)

Agus Cahyono Wakil ketua mengatakan,agenda kita hari ini adalah
rapat Paripurna DPRD internal karena kita memutuskan terkait dengan pokok-pokok pikiran untuk persiapan rangkaian pembahasan APBD untuk tahun 2024 yang di mana ini baru masuk ke rancangan awal tahun untuk kegiatan pembangunan daerah di tahun ini.

“tadi ada yang sudah masuk dari fraksi- fraksi yang sudah direkap oleh sekretariat dan dari enam fraksi itu masuk usulan pokok-pokok pikiran dari DPRD itu sejumlah 1.583 usulan kegiatan,” ungkapnya

Yang dimana itu adalah sebelumnya, rangkuman dari rangkaian reses dari turba anggota dewan turun ke masyarakat, kemudian dia menerima aspirasi lalu disampaikan ke sekretariat.

Ini nanti bisa menjadi bagian dari perjuangan anggota DPRD pribadi untuk bisa diakomodir di APBD di tahun 2024.

“kita perlu detail sebetulnya kalau ingin memikirkan semuanya silva itu sumbernya dari apa saja dan masing-masing sumber itu pokoknya, di mana itu yang harus menjadi pembahasan sehingga nanti kita akan tahu sumber permasalahannya di mana, apakah dari sisi perencanaan atau pengawasan pemerintah daerah terhadap proses pelaksanaan APBD itu,”terangnya

Sebenarnya perlu lebih detail, dan kemarin kita baru secara umum disampaikan oleh beberapa komisi yang ternyata silpa kita cukup signifikan.

Sedangkan munculnya silpa tersebut karena proses lelang,dan pemenang lelang tidak bertanggung jawab dan kalau itu terjadi berarti di pemerintah daerah, jadi pemerintah daerah harus tegas,proses lelang harus ditegakkan regulasi sebaik baiknya.

Beberapa hal ini juga terjadi di tahun-tahun sebelumnya jadi sebelumnya bisa diprediksi ketika pemenang lelang dan
pemenang lelang itu ada indikasi, nanti dia tidak akan mampu untuk realisasi, saya pikir dia tidak harus dimenangkan.

“ini juga termasuk hal yang cukup menjadi perhatian, infrastruktur kita itu rusak ternyata kita ini punya siapa yang cukup besar ini gak akan menjadi perhatian bagi kita proses perencanaan kita ke depannya harus kita mematangkan sehingga tidak ada lagi celah-celah untuk terjadi. hal semacam ini harus kita detailkan permasalahan utama silva itu di mana,” ujarnya

Ada beberapa hal pandangan secara kasar dari beberapa anggota DPRD,karena proses penganggaran itu muncul,dan beberapa kegiatan itu pasti ada nominal, tetapi dalam proses itu kan belum final dan final APBD itu kan ketika sudah di dok, nah itu jadi salah satu sisi kelemahan kita.

“yang akan menjadi catatan kita nanti di proses pembahasan APBD kita di tahun 2024 kita akan sebelum pengesahan itu kita akan detailkan kegiatan apa saja. berapa anggaran yang ditentukan untuk kegiatan dan mungkin nanti untuk meningkatkan konsistensi,”tutupnya
(Ag)

Pos terkait