Banda Aceh – PersatuanBangsa.com
Abizar Al Aqsa usia 18 tahun, asal Kabupaten Bireuen, dan Muhammad Tahir Abdussalam usia 100 tahun, dari Gayo Lues, merupakan Jemaah Calon Haji (JCH) termuda dan tertua untuk berangka haji tahun 2023 ini.
Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh, Azhari, saat konferensi pers di Banda Aceh, Rabu 24 Mei 2023. Ia menyebutkan keduanya akan berangkat melalui kloter enam.
Sementara itu, Azhari mengungkapkan JCH kloter pertama dari Aceh akan take of pada hari ini Rabu 24 Mei 2023, pukul 07.45 WIB. Untuk kloter lainnya, pihaknya memastikan juga berangkat di waktu pagi hanya saja terdapat perbedaan waktu 2-3 jam saja dari kloter pertama kata kemenag aceh itu.
“Alhamdulillah tidak ada yang berangkat di malam hari, semua akan terbang berangkatnya di pagi hari” tegasnya.
Azhari merincikan total semua jemaah yang seharusnya berangkat tahun ini sebanyak 4.378 dan siap berangkat 4.343 orang. Jumlah jemaah laki-laki sebanyak 1.729 dan perempuan 2.614 orang yang dibagi dalam 12 kloter.
Kata dia, sisa 34 kuota jemaah yang sudah mendaftar, namun tidak bisa berangkat dengan alasan yang masuk akal serta berbagai hakanganya.
Selain itu, JCH Aceh yang sudah mendaftar dan mendapatkan seat wating list untuk musim haji yang akan datang, sampai dengan Senin 22 Mei 2023 berjumlah 135.026 orang dengan masa tunggu 31 tahun kedepan lagi katanya.
Azhari mengatakan tahun ini pihaknya mengutamakan jamaah haji yang lanjut usia atau lansia, terutama yang sudah berusia 80 tahun juga akan mendapatkan panggilan keberangkatan.
Kemudian, biaya biaya keberangkatan haji saat ini sebesar Rp 84 juta per orang dan yang harus dilunasi sebanyak Rp 44 juta, tapi sebagian besar ditanggung oleh Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH).
“ Oleh Karena itu diawal mendaftar sudah membayar Rp 25 juta dan pada pelunasan harus membayar sebanyak Rp19 juta lagi untuk jadi berangkat jamaah haji ,” tutupnya.
(zainal)






