Dugaan Korupsi Pembangunan Jalan Di Aceh Timur Terus Berlanjut, Pj Bupati diduga jarang masuk kantor

Aceh Timur – PersatuanBangsa.com
Kini kinerja Kejaksaan negeri Aceh Timur, terus mengembangkan dan mendalami penyidikan dan menunggu hasil tim audit atas indikasi dugaan korupsi Kegiatan lanjutan pengaspalan jalan Rantau Panjang, Alur Tuwi kecamatan Rantau Selamat dan Peningkatan struktur jalan Beusa sebrang, kecamatan Peurelak Barat tahun anggaran 2021.

Kanin, SH Kasi Intel Kajari AceH Timur, saat di temui di ruang kerjanya, menjelaskan pada media Proses penyelidikan di mulai 12 Juni 2023, hingga naik status dalam waktu satu bulan ke tahap penyidikan. Proses tersebut tidak terbilang lambat, Karena khusus menangani perkara korupsi, harus bersifat khusus dan berhati-hati, hingga sampai pada penetapan tersangkanya nanti. Ungkat Kanin

Lebih lanjut kasi Intel Kajari Aceh Timur menjelaskan, akan meminta tenaga BPK membantu proses audit kerugian tersebut. Sementara pemeriksaan sejumlah saksi dan barang bukti dokumen pekerjaan terus didalami. Tegas kanin.

Kemudian beberapa saksi telah diambil keterangan mulai dari Kontraktor, Konsultan, PPTK, juga kepala Dinas PUPR Aceh Timur. Seterusnya akan menyita sejumlah dokumen mengenai proyek tersebut.

Seterusnya Tim Ahli masih menghitung kerugian negara atas indikasi dugaan tindak pidana korupsi proyek dengan total anggaran pembangunan nya beejumlah Rp. 14 miliar rupiah.

M. Yahya Anggota komisi 4 DPRK Aceh Timur mengungkapkan, Dewan mendukung upaya penindakan hukum yang dilakukan oleh pihak kejakasaan negeri Aceh Timur. Sementar selama ini, temuan hasil Pansus dewan tidak pernah ditanggapi oleh Kepala Dinas tersebut. misalnya, untuk berhadir dalam beberapa kali rapat, tidak di penuhi oleh Kadis PUPR Aceh Timur, baik dengan komisi maupun dengan Tim Pansus. Ungkap Yahya.

Lebih Lanjut Yahya menjelaskan Sudah beberapa kali hal ini di sampaikan ke PJ Bupati Aceh Timur Supaya menegur Kadis yang jarang masuk kantor tersebut karna kalau jarang masuk kantor tentunya semua pejerjaan tidak baik apa lagi seiran PNS harus masuk kerja kekantor kalau tidak sudah meyakah gunakan tugas dan pungsinya sebagai pns.

“Kami sudah beberapa kali langsung meminta ke PJ Bupati, agar Kadis seperti itu layak dicopot, namun kami tidak tahu apakah direspon oleh Pak PJ Bupati untuk ditindak lanjuti atau tidak,” Tegas Yahya pada media.

Saat media untuk menkonfirnasi kadis pupr aceh timur kekantornya kata pegawainya bapak kadis tidak ada di kantor ,saat ditanya apa bapak kadis pupr jarang masuk kantor , iya pak katanya Saat di komfirmasi pj. Bupati Aceh timur ke kantornya tidak ada di tempat menurut pegawainya yang tidak mau ditulis idenritasnya di media menyampaikan bupati jarang sekali ada di kantor semenjak di lantik jadi pj. Kami aja kalau mau jumpa pj ke pendopo bupati aceh timur katanya kalau abang mau jumpa pj ke pendopo saja.

Pos terkait