Bupati Trenggalek Tinjau Langsung Ke Lokasi Kerusakan Jalan

Trenggalek, PersatuanBangsa.com
Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin mengatakan, kerusakan jalan di Kabupaten Trenggalek tidak beda jauh dengan kerusakan jalan di beberapa kota atau kabupaten lain di seluruh Indonesia.

“Artinya separuh memang dalam kondisi rusak, sedang maupun berat. Nah kondisi ini gak berbeda dengan kondisi di Trenggalek,” kata Arifin saat meninjau kerusakan jalan sirip di desa Ngadimulyo Kecamatan Kampak, Rabu (10/5/2023).

Dengan jumlah 127 Paket Pengadaan Langsung Pada Dinas PUPR Trenggalek Diluncurkan 17 Mei

Penyebab banyaknya kerusakan jalan di Kabupaten Trenggalek saat ini, karena dalam tiga tahun ke belakang terjadi refocusing anggaran akibat pandemi covid 19 yang lalu.

“Itupun untuk jalan sudah kita gelontorkan 100 milyar, yang sisanya 150 milyar itu untuk rumah sakit,” urainya.

Adapun pembangunan jalan yang dibiayai dari dana PEN diantaranya jalan lingkar Pule Kecamatan Pule Kabupaten Trenggalek. Meski demikian dari total 100 persen yang seharusnya dibangun di jalan lingkar Pule namun saat itu hanya mampu membangun separuhnya.

“Untuk tahun ini beberapa paket pembangunan jalan sudah masuk lelang dan jalan yang kita lalui ini, ini sebenarnya sudah diusulkan di Musrenbang tahun 2019,” ungkapnya.

Tahun 2024 nanti sebutnya Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas PUPR Bidang Bina Marga telah menganggarkan pembangunan jalan senilai 73 miliar, anggaran tersebut dinilai oleh Arifin masih terbilang kurang.

Untuk itu dinas PUPR Kabupaten Trenggalek diminta oleh Kementrian PUPR untuk melakukan presentasi. Dari hasil presentasi tersebut kemungkinan besar Kementrian PUPR akan memberikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Trenggalek.

Saat ini Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik sudah ditiadakan oleh pemerintah pusat dan diganti dengan dana Instruksi Presiden atau disingkat Inpres.

“Jadi yang sudah direncanakan akan dibangun dibiayai dari dana DAK fisik ternyata dananya tidak turun, makanya kita usulkan kembali lewat mekanisme Inpres,” urainya.

Sedangkan dari ratusan miliar anggaran yang diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek ke pemerintah pusat untuk pembangunan infrastruktur, hanya sekitar 86 miliar yang turun ke Kabupaten Trenggalek nantinya.

Jika ditotal di tahun 2024 nanti anggaran yang dimiliki oleh Pemkab Trenggalek untuk pembangunan infrastruktur terdiri dari 73 miliar dari Dinas PUPR, 86 Miliar dari dana Inpres dan jika disetujui juga kemungkinan Trenggalek mendapatkan dana dari Ekspose PU namun tidak diketahui dengan pasti berapa anggaran dari Ekspose PU tersebut.

“tapi dana segitu hanya bisa menambah kemantapan sekitar 20 persen dari seluruh ruas jalan di kabupaten, karena kita itu punya kurang lebih sekitar 900 kilometer jalan di Kabupaten,” tutupnya
(Ag)

Pos terkait