Trenggalek,PersatuanBangsa.com
DPRD Trenggalek membahas laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2022 di aula lantai 1 DPRD Kabupaten Trenggalek. Kamis (13/4/23)
Sukarudin Ketua Pansus mengatakan,hari ini kita mengadakan rapat dengan esekutif terkait dengan LKPJ ,dan ada beberapa hal yang perlu kita catat bersama yaitu, ada hal yang terulang kembali terkait dengan kemiskinan jika di tahun 2021 tingkat penganggurannya turun akan tetapi kemiskinannya yang naik.
Sedangkan LKPJ di tahun 2022 ini, kemiskinan turun akan tetapi PPTnya naik dan ini yang membuat tidak singron.
Serta ada beberapa, kegiatan mengenai Dinas PUPR bahwa,targetnya terlalu rendah, dan masih ada beberapa hal yang kurang pas yaitu, di RPJMD misi ke 2 di target di RPJMD ada, akan tetapi di LKPJ tidak di laporkan, untuk itu pansus LKPJ tidak bisa mengukur keberhasilan dari misi ke-2.
Dengan indikator terkait misi ke-2 yaitu,presentase kunjungan wisata,jumlah desa wisata dan jumlah desa mandiri,yang di LKPJ belum dilaporkan, dengan itu kami mencari informasi yang bawasannga desa mandiri ada 32,dengan pencapaian target nihil.
Adapun dengan misi ke -2 yaitu,mewujudkan trenggalek, sebagai kota pariwisata yang berbasis kolaborasi dan berkelanjutan dimulai dari masyarakat desa.
“untuk itu,kami minta kejujuran dari esekutif, agar nanti kalau ada kejolak kita bisa mengarahkan,”tutupnya
(Ag)







