Kota Langsa – PersatuanBangsa.com
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa mengukuhkan 303 lulusan Sarjana dan Magister pada pelaksanaan Wisuda Angkatan XXXVII Tahun 2026 di Aula Laboratorium kampus setempat, Kamis (18/6/26).
Ketua Pelaksana Wisuda Dr. Amiruddin Yahya Azzawiy, MA dalam laporannya menyebutkan lulusan yang diwisuda hari ini terdiri dari 209 Sarjana dan 94 Magister.
Wisudawan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi pada wisuda ini diraih oleh Ayya Surayya, M.H. dari Program Studi (Prodi) S2 Hukum Keluarga Islam dengan IPK 3.96 dan Wisudawan Sarjana dengan IPK Tertinggi yakni Nanda Chairani, S.E. dari Prodi S1 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan IPK 3.92.
Rektor IAIN Langsa Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, MA dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada para wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan tingkat Sarjana dan Magister pada hari ini. Prof. Fahmi dalam kesempatan ini mengharapkan langkah para wisudawan tidak terhenti di jenjang S1 dan S2 saja namun terus melangkah ke jenjang pendidikan Doktoral (S3).
Berpendidikan tinggi dikatakan Prof. Fahmi adalah salah satu ikhtiar dalam menambah nilai diri.
“Diri kita tambah berharga, semakin bernilai tinggi, karena ilmu pengetahuan yang kita miliki. Maka hari ini bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan. Jangan pernah merasa terlambat untuk melanjutkan pendidikan,” ujarnya.
Prof. Fahmi menegaskan, tidak pernah ada kata terlambat untuk pendidikan, seperti yang dicapai oleh salah seorang alumni yang diwisuda hari ini yakni Mismaruddin, S.Sos yang menyelesaikan studi S1nya di usia 52 tahun dan juga menjadi lulusan terbaik di Prodi Pemikiran Politik Islam (PPI) dengan IPK 3.90.
“Kampus ini milik orang-orang dengan semangat belajar seperti Pak Mismaruddin, yang tidak pernah merasa terlambat untuk kuliah dan tidak pernah kenal lelah untuk belajar. Kami berharap anak-anak semua para Wisudawan bisa menjaga dan merawat semangat ini,” tegasnya.
Capaian hari ini dikatakan Prof. Fahmi juga merupakan usaha para wisudawan dan kampus IAIN Langsa yang telah berhasil bertahan dan melewati masa-masa darurat bencana yang menimpa Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat akhir tahun 2025 lalu. Bencana tidak menjadikan para wisudawan dan IAIN Langsa patah semangat dalam melanjutkan aktivitas perkuliahan dan pengerjaan tugas akhir.
“Yakinlah, keberhasilan kita hari ini merupakan hasil dari usaha kita dalam melewati kesulitan, ujian, dan tantangan dalam prosesnya,” imbuhnya.
Terakhir, Prof. Fahmi juga menyebutkan meskipun masih banyak kekurangan, IAIN Langsa terus berupaya memberikan layanan pendidikan yang terbaik bagi anak bangsa. Untuk itu, dibutuhkan dukungan penuh dari masyarakat agar IAIN Langsa terus mendapat kepercayaan untuk melanjutkan pendidikan.(Zainal)






