Tulungagung, – PersatuanBangsa.com
Dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhamad SAW, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung menggelar Karnival panen karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Pentas seni pada tanggal 26-28 September 2024.
Panen Karya P5 SMPN 1 Pucanglaban tersebut mengusung tema “Bhineka Tunggak Ika” dengan topik indahnya Keberagaman yang merupakan perwujudan dimensi beriman, bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak mulia serta berkebhinekaan Global dan Gotong Royong.
Kepala SMPN 1 Pucanglaban Siti Ngaisah mengatakan, kegiatan dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad SAW dan Karnival Panen Karya P5 bertujuan memperkuat karakter siswa siswi dalam mengembangkan kompetensi dalam mewujudkan profil pelajar pancasila.
“Pada pelaksanaan P5 ini kompetensi yang diharapkan adalah mengenal perspektif dan emosi/perasaan dari sudut pandang orang atau kelompok lain yang tidak pernah dijumpai atau dikenalnya,” kata Siti di kantornya ( 03/10/2024).
“Mengutamakan persamaan dan menghargai perbedaan sebagai alat pemersatu dalam keadaan konflik atau perdebatan, memahami pentingnya melestarikan dan merayakan tradisi budaya untuk mengembangkan identitas pribadi, sosial, dan bangsa Indonesia serta mulai berupaya melestarikan budaya dalam kehidupan sehari-hari, membagi peran dan menyelaraskan tindakan dalam kelompok serta menjaga tindakan agar selaras untuk mencapai tujuan bersama,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, lanjut Siti menyampaikan, Karnival Panen raya P5 untuk Start dari perbatasan Desa Demuk-Sumberdadap dan finish di lapangan Desa Sumberdadap dan dilanjutkan pentas seni.
“Animo masyarakat sangat luar biasa melebihi perkiraan karena dilanjutkan refleksi dan sebagai tindak lanjut karakter apa yg diperoleh peserta didik dari kegiatan tersebut pada moment yang diperoleh, diceritakan dan ditulis, sekaligus untuk pembiasaan berliterasi,” tuturnya.
Di ketahui, kegiatan Karnival bersumber dana dari swadaya murni oleh wali murid, Jadi dibebaskan tidak ada tarikan sama sekali, semua murni sumbangan yang low budged atau bagi yang kurang mampu diberi peran tidak repot seperti sewa kostum misal berperan sebagai pengantar temanten tradisional jawa, peran dalam tradisi pembawa miniatus tempat ibadah dan rumah adat.
“Bahkan beberapa wali murid ada yg nyumbang sound 3 mobil dan sebagai Kepala Sekolah sekali lagi saya sampaikan banyak terima kasih kepada anak-anak dan wali murid atas bantuan dan dukungannya sekaligus totalitas siswa siswi yang luar biasa,” ungkapnya.
Menurutnya, salah satu perwujudan dari P5 di SMPN1 Pucanglaban adalah menggali dan menampilkan karya seni siswa. Gelar karya dan pentas seni siswa, diharapkan bisa mewujudkan pelajar Pancasila yang memiliki ciri-ciri kemandirian, nasionalisme, dan kebersamaan.
“Semua siswa dan guru terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut dan berharap untuk tahun depan kegiatan yang dapat menyalurkan bentuk kreativitas dan kesenian semacam itu dapat dilaksanakan lagi,” tutup Siti.
(Jk)






