Tulungagung, PersatuanBangsa.com
Sesuai dengan program pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid – 19, pemerintah mempunyai inisiatif dalam untuk memberikan bantuan langsung tunai terhadap masyarakat yang bersumber dari Dana Desa (DD). Berkaitan dengan hal tersebut pemerintah desa Sumberingi sebagai struktur pemerintahan terbawah yang bersinggungan langsung dengan masyarakat sebagai grassroad memberikan bantuan tersebut, pada Kamis (13/7).
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa beserta perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPD, LPM, tokoh masyarakat, beberapa mahasiswa dari Unibraw Malang yang kebetulan saat ini sedang KKN di desa tersebut dan lima puluh satu warga penerima manfaat.
Menurut kepala desa Sumberingin Kulon, Panggih Mujiono mengatakan bahwa Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk tahun 2023 ini ada lima puluh satu (51) KPM. Dan menurutnya saat ini adalah penerimaan selama tiga tahap atau tiga bulan yaitu bulan Juli, Agustus dan September.
“Hal ini sesuai instruksi dari pemerintah pusat, diinstruksikan desa menyalurkan BLT sebanyak tiga bulan,” jelasnya.
Lebih lanjut dia memaparkan penyerahan dana ini guna membantu masyarakat kurang mampu yang terdampak Covid yaitu warga miskin ekstrim, yang tujuannya tak lain sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam meringankan beban masyarakat semasa pandemi.
“Saat ini pemerinah sangat menaruh perhatian pada maayarakat kurang mampu, terbukti bantuan dari berbagai macam jenis diturunkan dengan menyarankan untuk digunakan sebagaimana mestinya. Karena pemerintah menggelontorkan dana tersebut untuk pengentasan kemiskinan semata,” lanjut Panggih.
Tak hanya itu, dirinya berharap pemanfaatan dari dana tersebut jangan sampai lari dari desanya dengan membelanjakannya berkutat di desa Sumberingin Kulon agar perekonomian masyarakat yang lain juga ikut terangkat dengan, karena membelanjakan di toko dalam lingkup desa maka pedagang juga akan mendapatkan keuntungan.
“Dengan belanja di toko dalam lingkup desa ini maka pedagang akan mendapatkan keuntungan sehingga mereka ikut merasakan manfaat BLT yang bersumber dari dana desa ini,”harapnya.
Salah satu penerima penyaluran BLT, Sumi (65 tahun) mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Saya sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan pemerintah melalui desa, pak kades maturnuwun, bantuan ini sangat membantu saya untuk kebutuhan sehari – hari mengingat haraga kebutuhan hidup saat ini naik dan saya tidak punya penghasilan karena sudah tua dan sudah tidak kuat untuk bekerja, ini akan saya manfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan saya selama tiga bulan kedepan, semoga semuanya mendapat barokah dari bantuan ini,”tukasnya.
(jk)







