Pedagang Bawang Putih Kembali Berdemo di KPK dan Kejagung, Desak Penindakan Mafia Kuota Impor

Jakarta – PersatuanBangsa.com
Gelombang protes dari komunitas pedagang bawang putih kembali menggema di ibu kota. Ratusan demonstran yang tergabung dalam Aliansi Pedagang Bawang & Rakyat Indonesia Bersuara (APB-RIB) turun ke jalan, menggelar aksi di depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kantor Kejaksaan Agung RI, pada Rabu (19/03/2025), sekitar pukul 10.00 WIB.

Aksi ini merupakan lanjutan dari demonstrasi sebelumnya yang digelar pada 27 Februari 2025. Para pedagang kembali menyuarakan keresahan mereka terkait dugaan permainan kuota impor bawang putih yang merugikan banyak pihak.

Pedagang Desak KPK dan Kejagung Usut Mafia Impor Bawang Putih

Koordinator aksi, Yudi Putra, menegaskan bahwa unjuk rasa ini adalah bentuk kekecewaan terhadap lambannya respons aparat penegak hukum dalam menangani dugaan praktik mafia kuota impor bawang putih di Kementerian Perdagangan.

“Kita di sini dari teman-teman masyarakat Aliansi Pedagang Bawang dan juga Rakyat Indonesia Bersuara yang melakukan aksi yang jilid keempat. Di mana kita menginginkan agar Kejagung ini juga turun tangan dalam mengusut dugaan mafia impor kuota bawang putih yang ada di Kementerian Perdagangan,” ujar Yudi Putra.

Massa aksi dengan tegas meminta KPK dan Kejaksaan Agung untuk segera menyelidiki siapa saja yang terlibat dalam dugaan penyimpangan kuota impor tersebut.

Menurut Yudi, aliansi menduga keterlibatan sejumlah pejabat tinggi dalam praktik ini. Salah satunya adalah Menko Pangan RI, Zulkifli Hasan, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Perdagangan. Selain itu, nama Slamet Nur Achmad Efendy, yang merupakan Staf Khusus Menteri Perdagangan, juga disebut dalam aksi ini.

“Yang pertama yang kita duga itu adalah menteri, Menko Pangan yang saat ini menjabat Menko Pangan yaitu saudara Zulkifli Hasan, karena pada saat itu beliau Menteri Perdagangan. Selanjutnya ada Stafsus saudara Slamet Nur Achmad Efendy selaku Stafsus Menteri Perdagangan,” jelas Yudi.

Aksi demonstrasi ini merupakan jilid keempat yang digelar di KPK dan Kejagung. Pada aksi sebelumnya, para pedagang juga sempat melakukan protes di depan Kementerian Perdagangan untuk mendesak transparansi dalam kebijakan kuota impor.

Pedagang Minta Presiden Prabowo Subianto Ambil Tindakan

Selain menekan KPK dan Kejagung, APB-RIB juga meminta Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk segera mencopot para pejabat yang diduga terlibat dalam mafia kuota impor bawang putih.

“Akibat kuota impor bawang putih yang dipermainkan ini, pedagang mulai dari skala kecil hingga distributor dirugikan,” tandas Yudi.

Para demonstran menuntut agar kebijakan impor lebih berpihak kepada pedagang lokal dan tidak dikendalikan oleh segelintir pihak yang diduga bermain di balik layar. Mereka berjanji akan terus melakukan aksi hingga tuntutan mereka mendapat perhatian serius dari pemerintah.
(Ar)

Pos terkait