Trenggalek,PersatuanBangsa.com
Sehubungan dengan dilaksanakan penertiban Baliho menjelang hari raya idul fitri yang di lakukan oleh satuan pamong praja (Satpol PP) Kabupaten Trenggalek ada beberapa temuan yang di duga melakukan intimidasi dan pengancaman terhadap salah satu kader partai nasdem saat di konfirmasi lewat hanphone. Selasa (11/04/23)
Asmadi sekretaris Partai Nasdem mengatakan, kami memprotes yang di lakukan oleh satpol PP dalam hal, menciderai kesepakatan yang sudah di sepakati oleh semua partai,dengan pernyataan jika pihak satpol pp mau mencopoti gambar akan melakuakn koordinasi terlebih dahulu dengan partai tersebut, akan tetapi kenyataanya tidak seperti itu.
Untuk itu,partai nasdem senantiasa mendukung penegakan perda di kabupaten trenggalek, tentang distribusi dan reklame dan lain-lain, termasuk di dalam pasar swalayan seperti, indomaret dan alfamaret.
“serta kami minta indomaret dan alfamaret yang tidak berijin untuk segera di tutup,”terangnya
Sedangkan mengenai pengancaman yang di lakukan oleh salah satu satpol pp kini pihaknya sudah meminta maaf kepada kader partai nasdem tersebut.
Subagio Selaku Kasad Satpol PP Menambahkan, tetap kita laksanakan seperti peraturan yang ada, dan secara humonis dan kebersamaan.
Serta nantinya kedepan kita,mengajak dari partai yang lain utuk menegakan bersama, agar tidak terjadi kesalah fahaman terkait, dengan penertiban reklame.
“dengan kendala kami, keterbatasan petugas untuk menertibkan reklame dan itu semua sudah di atur dengan jadwal yang ada, kami disini semua menertibkan berdasarkan jadwal yang sudah di jadwalkan, dan bukan semata-mata kemauan pribadi,” tutupnya
(Ag)







