MADIUN– PersatuanBangsa.com
Seni musik merupakan seni yang bisa diterima dan dinikmati hampir semua bangsa, golongan, dan kelompok. Itulah mengapa musik menjadi bahasa yang universal bagi manusia. Hal inilah yang mendasari “ cafe SUGAR DADDY sebagai Wadah Seni Musik di kota madiun” ini gebrakan baru di kota madiun (24/2/2023).
Yang di kenal PITHENK drummer sangat di kenal di dunia musik jawa timur menyatakan, kota madiun merupakan daerah yang menghasilkan musisi yang andal, dengan segmentasi cukup bisa diterima seluruh masyarakat secara nasional.
“Seni musik di kota madiun cukup maju dan menjadi sentral. Ini dibuktikan banyak musisi asal kota madiun Tengah bertaraf nasional. Ada POP , rock, campursari-nan sampai dangdut jawa saat ini bisa menjadi trend,” ucapnya.
Rekan sahabatnya yaitu mas deva salah satu pemilik cafe sugar daddy memberikan dukungan dan wadah atau kemasan yang kreatif bagi anak-anak muda musik ini, dan mengawal mulai dari dini sampai anak-anak muda ini menjadi profesional.
Mas deva dan pithenk selaku sahabat yang membuka cafe sugar daddy di madiun Jawa Timur mengakui gen Z banyak berada di jalur musik. Pithenk telah memiliki program-program untuk memajukan seni musik melalui segmentasi, supporting, dan kolaborasi.
Saat ini pergeseran segmen musik telah terjadi, anak anak muda harus di beri wadah yang baik, suporting system ini harus berjalan baik, dan tentunya juga perlu kolaborasi, rancangan musik yang diperkenalkan dengan tempat nyaman fasilitas mendukung dan dengan sering di adakan festival band pelajar dan kegiatan2 musik . Musisi musik kota madiun akan maju dan akan mendatangkan pundi pundi ekonomi untuk anak2 musik.
(Wahyu leonk)






