M. Salem: Warga Aceh Timur Bersatu Gelar Aksi di Pendopo, Diminta Tetap Damai dan Tidak Anarkis

Aceh Timur — PersatuanBangsa.com
Gelombang kekecewaan masyarakat terhadap lambannya penyaluran bantuan banjir terus menguat. Warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Aceh Timur bersiap menggelar aksi unjuk rasa guna menuntut kejelasan bantuan yang hingga kini belum juga terealisasi.

Seruan aksi tersebut disampaikan oleh tokoh masyarakat, M. Salem, melalui pesan yang beredar luas di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya korban banjir, untuk bersatu menyuarakan aspirasi secara damai dan tertib. Rabu (1/4/2026)

Aksi unjuk rasa ini dijadwalkan berlangsung pada 2 April 2026, dengan titik kumpul di Masjid Agung Darus Sholihin Aceh Timur, sebelum massa bergerak menuju Pendopo Bupati Aceh Timur.

Menurut M. Salem, ketidakjelasan bantuan selama berbulan-bulan telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Kondisi ini bahkan memicu ketegangan di tingkat desa, di mana aparatur gampong kerap menjadi sasaran protes warga.

“Banyak masyarakat kecewa. Bantuan tidak jelas arahnya, kapan cair pun tidak ada kepastian. Akibatnya, kepala desa yang jadi sasaran kemarahan warga. Ini tidak boleh terus dibiarkan,” tegasnya.

Ia menilai persoalan ini tidak lagi sekadar keterlambatan administratif, melainkan telah menyentuh krisis kepercayaan publik terhadap pemerintah. Oleh karena itu, ia mendesak pihak terkait untuk segera memberikan penjelasan secara terbuka dan transparan kepada masyarakat.
M. Salim juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban dalam pelaksanaan aksi.

“Kami minta seluruh masyarakat yang hadir untuk tetap tertib, aman, dan tidak anarkis. Aksi ini adalah perjuangan bersama, jadi harus dilakukan secara damai agar tuntutan kita didengar,” ujarnya.

Agenda utama aksi tersebut meliputi tuntutan kejelasan data korban banjir, transparansi penyaluran bantuan, serta kepastian waktu pencairan dana yang telah lama dinantikan masyarakat.

Masyarakat berharap, melalui aksi ini pemerintah daerah dapat merespons secara serius dan segera menghadirkan solusi konkret, sehingga bantuan dapat disalurkan secara adil, tepat sasaran, serta tidak lagi menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terkait tuntutan yang akan disampaikan dalam aksi tersebutnya.(Zainal).

Pos terkait