Aceh Timur – PersatuanBangsa.com
Babinsa Koramil 12/Sry,
Kodim 0104/Atim Kopda Eko Saputra, melakukan kunjungan ke usaha pembuatan tahu kedelai yang dikelola oleh Bapak Reno di Desa Buket Drien,Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Aceh Timur, Selasa (17/09/2024). Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari program pembinaan teritorial TNI Angkatan Darat dalam mendukung sektor usaha kecil dan menengah (UKM) di wilayah binaan.
Dalam kesempatan tersebut, Kopda Eko Saputra melihat langsung proses produksi tahu kedelai mulai dari tahap penggilingan kedelai, perebusan, hingga pencetakan tahu. Ia juga berdiskusi dengan Bapak Reno mengenai tantangan yang dihadapi dalam usaha tersebut, terutama terkait pasokan bahan baku kedelai dan pemasaran produk.
“Kami sangat mengapresiasi usaha yang dilakukan Bapak Reno dalam memproduksi tahu kedelai ini. Selain memberikan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar, usaha ini juga berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah ini,” ujar Kopda Eko Saputra.
Bapak Reno menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan perhatian dari Babinsa. Menurutnya, kehadiran Babinsa sangat membantu dalam memberikan dukungan moral serta memberikan wawasan terkait peningkatan kualitas produksi.
“Dengan adanya kunjungan dari Pak Babinsa, kami merasa didukung penuh dalam usaha ini. Kami berharap bisa terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat,” kata Bapak Reno.
Kegiatan kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam membina hubungan baik dengan masyarakat serta memberikan dukungan terhadap perkembangan ekonomi lokal, khususnya di sektor usaha kecil seperti pembuatan tahu kedelai. Selain itu, melalui program ini, Babinsa juga turut membantu menciptakan stabilitas wilayah binaan dengan menjaga komunikasi yang baik dengan para pelaku usaha.
“Kopda Eko Saputra berharap agar usaha tahu kedelai milik Bapak Reno dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan menjaga ketahanan pangan di wilayah Desa Buket Drien,” pungkasnya
(zainal)






