Aceh Timur – PersatuanBangsa.com
Anggota DPD RI asal Aceh H. Sudirman yang biasa dikenal Haji Uma didampingi M Yusuf Panglima Sagoe Pante Bidari, dan Sisten II Bupati aceh timur menjenguk sekaligus menyalurkan sejumlah bantuan uang tunai untuk korban musibah kebakaran yang menyebabkan dua orang anak meninggal dunia dalam kebakaran tersebut, senin (31/7/2023) sore.
Peristiwa yang menyebabkan dua bocah meninggal dunia itu terjadi di Desa Meunasah Teungoh, Kecamatan Pante Bidari kabupaten Aceh Timur pada hari, Jumat (28/7/2023) pukul 22.10 WIB.
Haji Uma ikut belasungkawa dan turut berduka cita terhadap musibah yang dialami oleh masyarakat Meunasah Teugoh tersebut yang di dampinggi oleh Asisten II aceh timur beserta anggota DPRK aceh timur.
“Kita berharap kepada keluarga korban untuk tetap sabar dan tabah atas musibah yang terjadi, karena semua ini ujian dari Allah SWT, hanya kepadanyalah kita serahkan diri,” kata Haji Uma.
Tidak lama setelah tiba dilokasi, Haji Uma langsung melihat dan memeriksa lokasi kebakaran rumah masyarakat tersebut.
Kemudian Haji Uma menyoroti tentang beberapa peristiwa kebakaran yang terjadi di aceh dalam minggu ini yang ia kunjungi menyangkut dengan arus pendek listrik yang menggakibatka bisa timbunya api dari arus listrik tersebut.
Seperti kebakaran yang terjadi di Blang Pidie yang menghabiskan delapan rumah warga dan di Meulaboh terbakarnya pesantren dan kemarin di Aceh Timur yang memakan dua korban jiwa ini
“Saya melihat dari pihak PLN harus ada satu solusi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang penggunaan listrik yang benar, pihak PLN juga harus melakukan pengecekan secara berkala terhadap kapasitas dan kualitas pada instalasi listrik ini runah warga masyarakat supaya terhindar dari percikan api dari listrik tersebut sehingga bisa mengakibatkan kebakaran, ini pihak pln yang berugas di setiap wilayah kerjanya harus mebgecek ini dan supaya terhindar dari kebajaran,” ungkap Haji Uma.
Lanjutnya, “Karena tadi hasil konfirmasi dengan keluarga, saya dialog bahwa mengatakan stok kontak yang ada dalam rumah tidak mental kemudian stok kontak meteran juga tidak mental selanjutnya trafo juga tidak mental, ini sebenarnya tidak boleh terjadi dalam sistem jaringan listrik yang disediakan oleh PLN di runah warga masyarakat,” ujarnya.
Haji Uma juga mengatakan perlu semua pihak mengecek ini agar tidak terjadi lagi hal yang sama, kemudian kapasitas rumah daya tahan kabel-kabel instalasi itu juga harus dicek dan diberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak terulang kevakaran atau kontak listrik terhadap warga lagi.
“Dalam minggu ini sudah tiga kebakaran yang terjadi di aceh akibat arus listrik, maka ini menjadi evaluasi kita bersama disini PLN harus turun kepada masyarakat bagaimana melakukan sosialisasi dan singkronisasi,”terangnya
Serta memberikan pemahaman kepada masyarakat serta mengecek segala fasilitas alat-alat mereka layak atau tidak maka ini yang harus kita tekankan serta kabel yang ada jangan ada jaringan kabelnya sampai ketanh jatuh.
Selain itu kedatangan Haji Uma kerumah duka juga antusias disambut oleh masyarakat setempat. Kemudian para warga berbondong-bondong untuk meminta foto dengan Haji Uma tersebut serta kecintaan masyarakat terhadap keoedulian haji uma terhadap masyarakatnya selama ini.
(zainal)






